Efektivitas Permainan MONODUGI (Monopoli Edukasi Kesehatan Gigi) Terhadap Pengetahuan Karies Gigi Anak Usia Sekolah
Abstract
ABSTRAK
Karies gigi merupakan masalah gigi yang paling tinggi dialami oleh anak sekolah yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Untuk mencegah hal tersebut dibutuhkan pemberian edukasi melalui media promosi kesehatan seperti dengan media permainan monopoli yang merupakan media pembelajaran berbasis permainan yang dapat digunakan untuk belajar sambil bermain sehingga proses pembelajaran menjadi menyenangkan, bersemangat dan memudahkan peserta didik memahami apa yang telah disampaikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Without Control Design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 48 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas data dengan Shapiro-Wilk menunjukkan kedua kelompok yaitu pretest dan posttest memilki nilai signifikan lebih dari 0.05 yaitu dengan nilai prestest 0.059 dan posttest 0.075 yang artinya berdistribusi normal. Kemudian dilanjutkan menggunakan metode statistik parametik dengan menggunakan uji statistik Paired T-Test yang didapatkan hasil bahwa p-value 0.000, sehingga Ha diterima artinya ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan MONODUGI. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kesehatan gigi dengan media permainan monopoli efektif terhadap tingkat pengetahuan gigi pada anak usia sekolah dan meningkatkan pengetahuan karies gigi anak usia sekolah.
Kata kunci: Anak Usia Sekolah; Permainan Monopoli; Karies Gigi
ABSTRACT
Dental caries is the most dental issue among school children, which can impact their quality of life. Preventive education through health promotion media, such as a monopoly game, can make learning enjoyable and engaging and thereby facilitating better understanding. This quantitative study employed a pre-experimental design with a one group pretest-posttest without control approach. The sample consisted of 48 respondents, selected using total sampling. The normality test using Shapiro-Wilk indicated that both pretest and posttest groups had significant values greater than 0.05 (pretest 0.059 and posttest 0.075), indicating a normal distribution. The paired t-test showed a p-value of 0.000, suggesting a significant difference in knowledge before and after the MONODUGI intervention. The study concluded that dental health education using a monopoly game affective in improving dental caries knowledge among school-age children.
Keyword: Dental Caries; Monopoly Game; School Age Children
Downloads
References
2. Mulut DAN, Selama O, Kehamilan M. Perilaku Ibu Hamil Terhadap Kebersihan Gigi Dan Mulut (Ohis) Selama Masa Kehamilan. Media Kesehat Gigi Politek Kesehat Makassar. 2021;20(1):23–8.
3. Kartia DK, Boel T, Manja CD, Nainggolan LI, Batubara FY. Health improvement through the teeth and oral health awareness and care of teeth and mouth in children for Panti Guna SLB Melati Aisyiyah Desa Bandar Khalifah. ABDIMAS Talent J Pengabdi Kpd Masy. 2020;5(1):52–7.
4. Susilawati E, Praptiwi YH, Chaerudin DR, Mulyanti S. Hubungan Kejadian Karies Gigi Dengan Kualitas Hidup Anak. J Ris Kesehat Poltekkes Depkes Bandung. 2023;15(2):476–85.
5. Ngatemi N, Fadjeri I, Widiyastuti R, Fanan MR. Edukasi Makanan Kariogenik Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Dalam Pencegahan Karies Gigi Pada Siswa Sdn Pangkalan Jati Ii Kota Depok. GEMAKES J Pengabdi Kpd Masy. 2022;2(2):124–9.
6. Putri LFEN, Riyaningrum W. Pengembangan Puzzle Gimul Sebagai Media Edukasi PEngetahuan Personal Hygiene Kasus Gigi dan Mulut Anak. J Keperawatan [Internet]. 2024;16(1):475–82. Available from: https://doi.org/10.32583/keperawatan.v16i1.1643
7. Simaremare JPS, Wulandari ISM. Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut dan Perilaku Perawatan Gigi Pada Anak Usia 10-14 Tahun. J Keperawatan Muhammadiyah. 2021;6(3).
8. Santosa S, Prayoga A. Prosiding: Ekonomi dan Bisnis Pengaruh konflik kerja, lingkungan kerja, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Terang Dunia Internusa. Vol. 1. 2021.
9. Oktaviani E, Feri J, Aprilyadi N, Dewi Ridawati I, Keperawatan Lubuklinggau P, Kemenkes Palembang P. EDUKASI KESEHATAN GEROGI (GERAKAN GOSOK GIGI) UNTUK MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK PRA SEKOLAH. JCES (Journal Character Educ Soc [Internet]. 2022;5(2):363–71. Available from: http://journal.ummat.ac.id/index.php/JCEShttps://doi.org/10.31764/jces.v3i1.7732https://doi.org/10.31764/jces.v3i1.XXX
10. Desyawati K, Goreti M, Kristiantari R, Agung G, Negara O. Media Permainan Monopoli Berbasis Problem Based Learning Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. J Penelit dan Pengemb Pendidik [Internet]. 2021;5(2):168–74. Available from: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJL/index
11. Ardhani AD, Ilhamdi ML, Istiningsih S. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Permainan Monopoli pada Pelajaran IPA. J Pijar Mipa. 2021 Mar 3;16(2):170–5.
12. Dinkes Banyumas. Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2022 [Internet]. 2022. Available from: http://dinkes.banyumaskab.go.id/
13. Nugraha B, Doni D. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dengan Perilaku Perawatan Gigi Anak Usia Sekolah Dasar Kelas 4-6 Di Sd Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. J Mitra Kencana Keperawatan Dan Kebidanan. 2021;5(1).
14. Wulandari UN, Linggardini K. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Anak Dalam Menggosok Gigi. J Pendidik dan Konseling [Internet]. 2022;4:1349–58. Available from: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/12986
15. Fitasari N, Mustikasari R. Pengembangan Kognitif Dengan Eksperimen Sederhana Permen Pelangi pada Anak Usia Dini. Kumarottama J Pendidik Anak Usia Dini. 2023;3(1):52–63.
16. Sari E, Salamah S, Amperawati M. Efektivitas Media Film Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Karies Gigi pada Anak Stunting. J Kesehat Qamarul Huda. 2023;11(2):492–8.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.