Pengaruh Kombinasi Slow Deep Breathing Dan Edukasi Kesehatan Mental Terhadap Kecemasan Siswa Kelas X Menghadapi Assesment Akhir Semester
Abstract
Kecemasan akademik merupakan respons emosional negatif yang sering dialami siswa saat menghadapi ujian, yang dapat berdampak pada penurunan performa belajar. Intervensi non-farmakologis seperti teknik pernapasan dan edukasi kesehatan mental diperlukan untuk membantu siswa mengelola stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi teknik Slow Deep Breathing dan edukasi kesehatan mental terhadap tingkat kecemasan siswa kelas X dalam menghadapi Assessment Akhir Semester (AAS). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen (pre-post test design). Sampel penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner STAI (State-Trait Anxiety Inventory) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata skor kecemasan dari 111,55 (sebelum intervensi) menjadi 73,82 (sesudah intervensi). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian kombinasi intervensi tersebut. Kombinasi slow deep breathing dan edukasi kesehatan mental efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa kelas X menghadapi ujian akhir semester.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












